31 Maret 2013

0 Comments

Tips Menjaga Kesehatan Ginjal



Ginjal Manusia

Gangguan ginjal bisa dipicu oleh hal-hal sepele yang tanpa disadari sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Siapa sih yang belum pernah minum obat pereda nyeri, mengonsumsi garam atau gula? Rupanya itu semua bisa merusak ginjal.


Tentu saja tidak perlu menghindari sepenuhnya, cukup dibatasi saja agar tidak berlebihan. Garam misalnya, bagaimanapun tetap dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hanya takarannya saja yang disesuaikan, jangan sampai berlebihan.



Beberapa hal yang bisa menyebabkan ginjal bermasalah seperti dikutip dari Huffington Post,Sabtu (30/3/2013).



1. Minum obat pereda nyeri jangka panjang
Penggunaan obat tertentu seperti pereda nyeri dalam jangka panjang apalagi dalam dosis tinggi bisa merusak jaringan ginjal. Baik obat resep maupun yang dijual bebas, keduanya sama-sama punya efek samping merusak ginjal. Diperkirakan 1-3 persen kasus gagal ginjal kronis disebabkan oleh penggunaan pereda nyeri yang berlebihan.



2. Merokok
Efek negatif rokok terhadap jantung dan paru-paru sudah banyak dipublikasikan, tetapi kini penelitian juga menunjukkan bahwa perokok memiliki kandungan protein dalam urine. Ini menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan ginjal. Penyakit yang merusak ginjal seperti diabetes dan tekanan darah tinggi juga memburuk akibat konsumsi rokok.



3. Berlebihan mengonsumsi gula
Banyak mengonsumsi gula adalah faktor risiko berbagai penyakit seperti diabetes mellitus dan obesitas. Kedua penyakit ini juga berdampak pada fungsi ginjal yang memburuk. Membatasi asupan gula tidak hanya menyelamatkan ginjal, tetapi juga lingkar pinggang.



4. Berlebihan menjalani prosedur radiologi
Ada baiknya melakukan tes fungsi ginjal sebelum menjalani pemindaian dengan alat apapun di rumah sakit. CT Scan, -Ray dan angiogram terkadang menggunakan pewarna khusus yang disuntikkan ke dalam tubuh untuk meningkatkan kontras warna. Hal itu berisiko memicu AKI (Acute Kidney Injury), yang diperkirakan dialami oleh 40 persen pasien di rumah sakit.



5. Banyak mengonsumsi garam
Terlalu banyak konsumsi garam natrium bisa meningkatkan tekanan darah, yang berujung pada kerusakan fungsi ginjal. Orang dewasa di Amerika Serikat mengonsumsi garam natrium rata-rata 3.300 mg/hari, jauh lebih tinggi dibanding batasan yang dianjurkan pemerintah yakni 1.500 mg/hari.


Sumber: Detik Health
0 Comments

Setiap Makan 7 Gram Serat, Risiko Stroke Turun 7 Persen



Makanan Sehat

Makin banyak penelitian membuktikan, serat yang ada dalam sayur dan buah-buahan bisa mencegah berbagai masalah kesehatan. Stroke misalnya, risikonya turun 7 persen tiap kali mengonsumsi 7 gram serat. Jangan ragu-ragu, ayo makan sayur!


Para ilmuwan di Inggris membuktikan hal itu dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke. Penelitian yang dilakukan selama 20 tahun itu memperkuat hasil-hasil penelitian sebelumnya tentang manfaat serat dalam diet sehari-hari.



Temuan ini penting mengingat pada masa kini makin banyak orang makan sayur dan buah. Mudah dan praktisnya mengakses junk food atau makanan sampah yang nutrisinya rendah membuat orang-orang tidak mau repot memasak sayur atau sekedar membeli buah.



Meski membuktikan bahwa tiap 7 gram serat bisa menurunkan risiko stroke hingga 7 persen, tentunya anjuran para ahli tidak cukup hanya 7 gram serat setiap hari. Kebutuhan serat pada manusia jauh lebih besar karena serat juga penting untuk sistem pencernaan.



"Total asupan serat dalam diet harus mencapai 25-30 gram sehari dari makanan, tapi rata-rata orang Amerika Serikat hanya memenuhi setengah dari jumlah tersebut," ungkap Victoria Burley dari University of Leeds yang melakukan penelitian itu seperti dikutip dari Healthday, Sabtu (30/3/2013).



Anjuran tersebut tidak sulit untuk dipebuhi mengingat sumber serat dalam makanan sehari-hari cukup beragam dan mudah didapat. Sebagai contoh, avocado mengandung 13 gram serat tiap buah, kacang-kacangan mengandung 16 gram serat tiap cup dan bahkan popcorn mengandung 4 gram serat tiap 3 cup.



Dalam kaitannya dengan stroke, serat bisa membantu hati dalam mengendalikan kadar kolesterol dalam darah. Serat-serat yang tidak larut juga akan menghambat penyerapan sejumlah sari makanan, termasuk kolesterol sehingga kolesterol yang masuk ke dalam tubuh bisa lebih dibatasi.


Sumber: Detik Health
0 Comments

Cara Mengurangi Depresi dengan Olahraga


Olahraga


Olahraga dan pengaturan pola makan yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap kondisi kesehatan seseorang. Namun menurut sebuah studi, manfaat olahraga dan perilaku sehat lainnya takkan terlihat jika orang yang menerapkan aktivitas tersebut berada dalam kondisi depresi.


Sebab dalam studi tersebut dikatakan bahwa orang yang fisiknya aktif seharusnya memiliki C-reactive protein atau CRP (penanda peradangan di dalam tubuh yang identik dengan faktor risiko penyakit jantung) yang lebih sedikit daripada orang yang malas atau jarang berolahraga. Namun kondisi ini tidak ditemukan pada orang-orang yang memiliki gejala depresi.



Dengan kata lain olahraga tidak mempengaruhi kadar CRP seseorang meski tubuhnya sangat bugar akibat rutin berolahraga. Tentu saja kondisi ini berbahaya karena serajin apapun seseorang berolahraga takkan ada gunanya jika ia mengalami depresi karena risiko penyakit jantung akan tetap menghantuinya.



"Temuan kami menunjukkan bahwa depresi tidak hanya berdampak langsung terhadap kondisi fisik dan mental seseorang tapi juga mengurangi manfaat dari aktivitas fisik serta meningkatkan konsumsi alkohol," ungkap ketua tim peneliti Edward Suarez, profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Duke University Medical Center, Durham, N.C seperti dilansir Livescience, Minggu (31/3/2013).



"Jika studi berikutnya berhasil memastikan kebenaran temuan ini hal itu berarti tim dokter harus mempertimbangkan terapi depresi sebagai metode tambahan untuk menurunkan risiko penyakit jantung, dibarengi dengan olahraga dan pola makan sehat. Lagipula jika depresi tak kunjung ditangani, maka kondisinya akan terus memburuk dari bulan ke bulan hingga menahun," tambahnya.



Kendati begitu, peneliti mengakui jika temuan ini masih cukup lemah karena hanya menemukan keterkaitan antara manfaat olahraga dengan depresi, bukannya hubungan sebab-akibat. Lagipula kata Suarez depresi yang terlihat dalam studi ini hanya diketahui dari hasil kuesioner, bukannya dari diagnosis klinis.



Selain itu, tim peneliti tidak mengevaluasi apakah partisipan mengidap sakit jantung atau mengikuti perkembangan kondisi mereka untuk mengetahui apakah penderita depresi berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung atau tidak. Hanya saja, beberapa studi lainnya mengungkap bahwa orang depresi berisiko tinggi terkena penyakit jantung dan begitu juga sebaliknya.



Studi baru ini telah dipublikasikan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity.


Sumber: Detik health
0 Comments

Ekstrak Buah Apel Terbukti Dapat Membunuh Sel Kanker Usus Besar


Makan Apel


Apel adalah buah yang kaya vitamin dan serat, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Manfaat baik apel ternyata juga dapat membantu melawan kanker usus besar (kolon), bahkan terbukti ampuh jika dibandingkan dengan obat kemoterapi.


Kandungan oligosakarida dalam apel diketahui dapat menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker usus besar pada manusia sampai 46 persen. Oligosakarida ini juga lebih alami, karena terkandung dalam buah-buahan dan tidak memiliki efek samping.


Kanker usus besar adalah penyebab utama kedua kematian yang terkait dengan kanker bagi wanita di seluruh dunia, dan penyebab utama ketiga bagi pria. Wanita memiliki risiko yang lebih besar terhadap kanker usus besar dibanding pria.


Penggunaan obat kemoterapi dalam kanker usus besar, dapat memiliki efek samping yang serius seperti kejang koroner, neurotoksisitas, anemia, dan imunosupresi. Kini, peneliti berfokus pada kandungan oligosakarida dalam apel yang secara alami dapat mengobati dan mencegah kanker usus besar.


Beberapa penelitian menyatakan bahwa ektrak oligosakarida tersebut telah menunjukkan aktivitas terhadap kanker payudara, kanker ovarium, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus besar. Kelebihan lainnya, oligosakarida ini sangat mudah didiaptkan karena diperoleh dari produk limbah sisa dari industri pengolahan jus apel.


Sebuah penelitian di Cina bermaksud untuk mengetahui efek ogligosakarida terhadap HT29 sel kanker usus besar di laboratorium pada berbagai konsentrasi. Penelitian menunjukkan bahwa hanya 0,9 mikrogram per mL oligosakarida saja, dapat membunuh 17,6 persen dari sel-sel kanker usus besar setelah 36 jam.


Padahal obat kemoterapi yang biasanya diterapkan pada pasien akan membunuh 10,9 persen sel kanker usus besar pada waktu yang sama tetapi dalam dosis yang lebih tinggi. Mengetahui hasil tersebut, peneliti bermaksud untuk membuat obat baru dengan memanfaatkan ogligosakarida.


Selain itu, manfaat lain dari ogligosakarida juga dapat mempromosikan flora usus yang sehat, mengontrol gula darah, dan memodulasi sistem kekebalan tubuh. Oligosakarida terkandung secara alami dalam banyak tanaman, seperti buah-buahan, sayuran, ganggang serta madu dan susu.


Ogligosakarida juga dapat dibentuk dengan memecah karbohidrat buah dengan enzim pectolytic, seperti yang dilakukan oleh para peneliti dalam studi ini. Sampai batas tertentu, reaksi ini juga dapat terjadi ketika Anda makan buah mentah, karena apel alami mengandung sekitar 1,5 persen pektin serta enzim pektinase, seperti dilansir Naturalnews, Jumat (29/3/2013).


Sumber: Detik Health
0 Comments

Kondom Rasa Daging Menjadi Inovasi Baru


Kondom Rasa Daging


Selain sebagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, kondom juga berfungsi untuk mencegah infeksi penyakit menular seksual. Namun kebanyakan pasangan enggan mengenakannya karena dirasa kurang nyaman. Berbagai inovasi pun dilakukan. Yang terbaru adalah membuat kondom rasa daging.


Sebuah perusahaan makanan di Seattle, AS bernama J&D's Foods terkenal membuat produk yang unik seperti pelembab bibir rasa saus, mayones rasa daging dan tabir surya beraroma daging. Baru-baru ini perusahaan tersebut membuat gebrakan baru, yaitu menciptakan kondom rasa daging.



Seperti kondom pada umumnya, kondom daging ini terbuat dari lateks dan pelumas yang berbahan dasar air. Hanya saja dibuat sedemikian rupa agar penampilannya terlihat menyerupai daging. Namun tak hanya itu, kondom ini juga dilengkapi dilapisi pelumas yang beraroma daging.



Rencananya kondom daging ini akan dilepas ke pasaran pada bulan Juni 2013 nanti dan dijual dengan harga sedikit lebih mahal dibanding produk lain. Namun menurut beberapa koran di AS, kondom ini sudah tersedia lewat pemesanan via website.



"Standar baru protein hewani bertema alat kontrasepsi kondom daging buatan Amerika dibuat dari lateks kualitas tinggi dan diuji ketat untuk membantu memastikan keandalan dan keamanannya secara maksimal bagi Anda," demikian pernyataan perusahaan seperti dilansir Counsel and Heal, Minggu (31/3/2013).



Kondom dengan beraneka rasa memang bukan hal yang aneh. Di pasaran juga sudah banyak ditemui kondom dengan beraneka rasa seperti kopi, stroberi, pisang dan vanila. Namun entah mengapa, belum ada yang menggagas ide untuk membuat kondom rasa daging hingga saat ini.



Bagi J&D sendiri, inovasi seperti ini tidak begitu mengejutkan. Perusahaan ini memang berfokus membuat produk yang bertemakan makanan. Bahkan perusahaan ini memiliki slogan 'Semuanya harus terasa seperti daging'.


Sumber: Detik Health

    Bagaimana Pendapat Kalian Mengenai Blog ini?

    Categories